MAMUJU — Keandalan hasil Pemantapan Mutu Eksternal (PME) tidak hanya berhenti pada lembaran laporan penilaian, melainkan ditentukan oleh tindakan perbaikan nyata di lapangan. Menindaklanjuti hasil evaluasi PME Siklus 1 Tahun 2026, tim Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BB Labkesmas) Makassar menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) PME Bidang Kimia Lingkungan di Provinsi Sulawesi Barat pada 24 hingga 26 September 2026.
Kegiatan pendampingan teknis ini diselenggarakan secara langsung di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan daerah, meliputi Labkesmas Tier 2 Provinsi Sulawesi Barat, Puskesmas Keang, serta Puskesmas Tamapadang di Kabupaten Mamuju. Penjangkauan hingga ke tingkat pelayanan dasar ini bertujuan untuk memastikan setiap evaluasi PME dapat ditindaklanjuti dengan langkah korektif yang presisi pada alur pengujian kimia lingkungan sehari-hari.
Pelaksanaan Bimtek PME Kimia Lingkungan Sulbar ini dihadiri secara langsung oleh Ketua Tim Kerja Mutu, Penguatan SDM, dan Kemitraan bersama dengan Kepala Instalasi Kesehatan Lingkungan, Vektor, dan Binatang Pembawa Penyakit. Sinergi jajaran pimpinan dan tim teknis ini menjamin proses evaluasi berjalan komprehensif, mencakup aspek manajemen mutu internal, kesiapan instrumen pengujian, hingga pemenuhan standar prosedur operasional di laboratorium.
Melalui pendampingan langsung di fasilitas kesehatan—mulai dari tingkatan Labkesmas Tier 2 hingga puskesmas—upaya perbaikan mutu dapat menyentuh titik terdepan tempat pengujian sampel dilakukan secara rutin. Hal ini memegang peranan krusial dalam meningkatkan akurasi data parameter kimia lingkungan, seperti pengujian mutu air dan sampel lingkungan lainnya yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat Sulawesi Barat.
Bagi masyarakat di Kabupaten Mamuju dan sekitarnya, peningkatan kapasitas pengujian ini memberikan jaminan keandalan atas hasil analisis kesehatan lingkungan yang diterbitkan oleh laboratorium lokal. Sinergi yang erat antara BB Labkesmas Makassar dan pemerintah daerah Sulawesi Barat diharapkan dapat terus memperkokoh budaya penjaminan mutu yang berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat yang aman, akurat, dan terpercaya.





