Di hari yang sama ketika tim ahli di wilayah timur tetap berjuang memberikan pendampingan secara daring, BB Labkesmas Makassar juga menggelar On the Job Training (OJT) Pemeriksaan Viral Load HIV di RSUD Muhammad Sani, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Kegiatan ini menunjukkan dengan jelas bahwa upaya perbaikan mutu pemeriksaan laboratorium tidak pernah berhenti di satu titik saja, melainkan terus menjangkau berbagai laboratorium peserta Pemantapan Mutu Eksternal di seluruh penjuru Indonesia secara merata dan serentak. Komitmen pemerataan layanan rujukan ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab institusi dalam mengawal standar mutu kesehatan secara nasional tanpa terkecuali.
Sebagaimana semangat dedikasi yang sama di daerah lain, program OJT di Karimun ini merupakan bagian penting dari tindak lanjut resmi hasil Pemantapan Mutu Eksternal (PME) HIV Viral Load Siklus 1 Tahun 2026. Pendampingan teknis secara langsung tersebut memastikan bahwa laboratorium peserta PME di wilayah Kabupaten Karimun mendapatkan bimbingan yang setara dan komprehensif dalam memperbaiki kualitas hasil pemeriksaan klinis mereka, mulai dari tahap pra-analitik, analitik, hingga pasca-analitik secara disiplin. Evaluasi performa pengujian secara berkala sangat krusial untuk mendeteksi potensi penyimpangan hasil uji sedini mungkin.
Pelaksanaan pendampingan intensif yang berlangsung pada tanggal 13 Oktober 2026 ini memberikan dampak positif yang sangat nyata bagi peningkatan kapasitas teknis analis kesehatan setempat. Melalui komunikasi dua arah yang interaktif, berbagai tantangan teknis operasional di lapangan dapat diselesaikan dengan solusi yang tepat berdasarkan standar baku nasional. Sinergi lintas wilayah ini membuktikan komitmen kuat institusi dalam menjaga validitas diagnosis medis secara berkesinambungan bagi masyarakat.
Upaya pengawasan mutu yang konsisten di berbagai daerah kepulauan maupun daratan ini menjadi pilar utama dalam memperkuat jejaring laboratorium rujukan nasional. Dengan standar pengujian viral load HIV yang semakin terjaga mutunya di fasilitas kesehatan daerah, kualitas pelayanan bagi masyarakat luas dapat terus ditingkatkan secara optimal demi mewujudkan sistem kesehatan yang andal dan terpercaya di seluruh Indonesia.





