MAKASSAR — Sebagai institusi rujukan yang konsisten menilai mutu pengujian kesehatan masyarakat, Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BB Labkesmas) Makassar menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga dan mengevaluasi kualitas operasionalnya secara mandiri. Pada Rabu, 9 September 2026, instansi ini secara resmi melangsungkan Pembukaan audit internal BB Labkesmas Makassar Tahun 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan. Agenda ini diselenggarakan sebagai langkah evaluasi komprehensif untuk memastikan seluruh sistem manajemen dan alur kerja laboratorium telah berjalan secara konsisten sesuai standar yang berlaku.
Pelaksanaan audit internal tahunan ini mencakup penelaahan terhadap penerapan tiga standar manajemen mutu utama sekaligus secara terintegrasi. Ketiga standar nasional dan internasional tersebut meliputi SNI ISO/IEC 17025:2017 mengenai persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi, SNI ISO 15189:2022 tentang syarat mutu dan kompetensi laboratorium medis, serta SNI ISO/IEC 17043:2023 yang mengatur kriteria penyelenggaraan uji profisiensi. Integrasi ketiga standar ISO ini menegaskan kesiapan kapasitas fasilitas dalam mengelola berbagai segmen pemeriksaan laboratorium secara terukur.
Kegiatan strategis ini dibuka secara langsung oleh Kepala BB Labkesmas Makassar serta dihadiri oleh jajaran manajerial, tim auditor internal, dan personel teknis dari seluruh instalasi pengujian. Kehadiran pimpinan tertinggi dalam pembukaan audit ini menegaskan bahwa komitmen penjaminan mutu tidak sekadar menjadi tanggung jawab tim mutu belaka, melainkan komitmen bersama di semua jajaran kepemimpinan. Langkah ini menjamin bahwa seluruh pedoman operasional diimplementasikan secara jujur dalam praktik kerja harian di setiap unit laboratorium, bukan hanya sebatas kewajiban administratif di atas kertas.
Dalam proses audit internal BB Labkesmas Makassar, tim auditor melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kesiapan instrumen penguji, tata kelola dokumentasi medis, ketertelusuran kalibrasi alat, kompetensi teknis sumber daya manusia, hingga keandalan prosedur keselamatan biologis. Evaluasi mandiri ini difungsikan sebagai sarana introspeksi untuk mengidentifikasi celah operasional serta merumuskan tindakan perbaikan sejak dini. Sebelum menyajikan layanan dan melakukan pengujian bagi pihak luar, BB Labkesmas Makassar memastikan kesiapan internalnya telah tertata rapi sesuai regulasi baku.
Bagi masyarakat luas, pemerintah daerah, dan mitra fasilitas kesehatan di wilayah Indonesia Timur, penyelenggaraan evaluasi internal secara berkala ini menghadirkan kepastian atas keandalan setiap hasil pengujian yang diterbitkan. Tingkat akurasi data uji medis, penyehatan lingkungan, hingga hasil uji profisiensi yang dikeluarkan didasari oleh sistem pengawasan mutu yang independen, transparan, dan akuntabel. Melalui penguatan budaya mutu yang berkesinambungan, BB Labkesmas Makassar terus memperkokoh posisinya sebagai laboratorium rujukan publik yang profesional dan tepercaya.





