Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

Perkuat Digitalisasi Labkesmas, BB Labkesmas Makassar Ikuti User Acceptance Test SILNAS

Suasana kegiatan User Acceptance Test SILNAS Modul Lingkungan dan Vektor yang diikuti BB Labkesmas Makassar di Bapelkes Cikarang.

CIKARANG — Sebuah sistem informasi manajemen laboratorium hanya akan memberikan dampak optimal jika selaras dengan kebutuhan operasional penggunanya di lapangan. Untuk memastikan hal tersebut, Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BB Labkesmas) Makassar mengikuti kegiatan User Acceptance Test SILNAS yang berfokus pada Modul Lingkungan dan Vektor. Agenda pengujian tingkat nasional ini diselenggarakan di Bapelkes Cikarang pada 28 September hingga 2 Oktober 2026.

Pengujian kesesuaian sistem ini diselenggarakan sebagai langkah krusial sebelum Modul Lingkungan dan Vektor Sistem Informasi Laboratorium Nasional (SILNAS) resmi diluncurkan secara luas. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji, mengevaluasi, serta memastikan bahwa fitur yang dikembangkan benar-benar sesuai dengan praktik kerja nyata di meja laboratorium.

BB Labkesmas Makassar bergabung bersama sekitar 40 personel dari berbagai instansi lintas sektor. Forum ini dihadiri oleh jajaran perwakilan Kementerian Kesehatan, pakar dari Association of Public Health Laboratories (APHL), serta tim pendamping dari UNDP.

Selain itu, jajaran staf IT dan analis laboratorium dari sepuluh Labkesmas Tingkat 4 dan 5 dari berbagai wilayah Indonesia turut dilibatkan secara aktif. Kehadiran para praktisi teknis ini sangat penting untuk memberikan masukan langsung terkait kendala operasional yang kerap dihadapi saat alur pengujian sampel lingkungan dan vektor berlangsung.

Pelibatan lintas lembaga dan lintas wilayah dalam User Acceptance Test SILNAS ini menjadi kunci utama dalam membangun arsitektur sistem yang inklusif. Pendekatan ini menjamin bahwa aplikasi yang dirancang tidak hanya memenuhi kriteria teknis secara sepihak, melainkan mewakili kebutuhan riil seluruh laboratorium kesehatan masyarakat di tanah air.

Melalui uji coba langsung oleh para pengguna harian, setiap kelemahan alur kerja dan potensi kendala navigasi dapat diidentifikasi serta diperbaiki sejak dini. Langkah penyempurnaan ini akan meningkatkan akurasi pelaporan data kesehatan lingkungan secara nasional.

Dengan terlaksananya User Acceptance Test SILNAS secara komprehensif, integrasi data laboratorium kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia diharapkan dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan terstandar. BB Labkesmas Makassar terus berkomitmen mendukung digitalisasi layanan kesehatan demi menghadirkan pengawasan kualitas lingkungan yang presisi bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *