Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

Pemantauan Terapi dan Skrining HIV Lebih Andal — Kompetensi Lab Viral Load RS dr. Slamet Garut Diperkuat Lewat OJT Langsung

Tim BB Labkesmas Makassar dan CDC Indonesia melaksanakan OJT PME Viral Load HIV di laboratorium RS dr. Slamet Garut sebagai tindak lanjut evaluasi PME Siklus 1 Tahun 2026

ODHIV di Kabupaten Garut dan sekitarnya berhak atas pemeriksaan Viral Load HIV yang akurat — baik untuk memantau efektivitas terapi antiretroviral yang sedang dijalani maupun sebagai bagian dari upaya skrining yang lebih luas dalam pengendalian HIV. Untuk memastikan laboratorium di wilayah ini mampu menjalankan peran tersebut secara optimal, BB Labkesmas Makassar bersama CDC Indonesia melaksanakan On the Job Training (OJT) PME Viral Load HIV di RS dr. Slamet Garut pada 16 Juli 2026.

Sebagaimana OJT serupa yang telah dilaksanakan sebelumnya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari hasil evaluasi PME Viral Load HIV CDC Siklus 1 Tahun 2026. RS dr. Slamet Garut mendapatkan pendampingan karena hasil pemeriksaan pada siklus sebelumnya belum sepenuhnya memenuhi standar yang dipersyaratkan. Pendekatan OJT — pendampingan intensif langsung di tempat kerja — dipilih karena terbukti lebih efektif dalam mengidentifikasi dan memperbaiki kesenjangan kompetensi secara kontekstual sesuai kondisi nyata laboratorium yang bersangkutan.

Pemeriksaan Viral Load HIV memiliki dua fungsi penting yang saling melengkapi. Pertama, sebagai alat pemantauan terapi bagi ODHIV yang sedang menjalani antiretroviral — memastikan jumlah virus dalam tubuh pasien terus menurun dan pengobatan berjalan efektif. Kedua, sebagai instrumen skrining yang membantu mengidentifikasi individu yang perlu segera mendapatkan akses terapi. Akurasi hasil pemeriksaan dalam kedua konteks ini sama-sama krusial dan bergantung penuh pada kompetensi petugas serta ketepatan prosedur yang diterapkan di laboratorium.

Selama OJT berlangsung, petugas laboratorium RS dr. Slamet mendapatkan pendampingan teknis mencakup seluruh aspek yang memengaruhi akurasi hasil — mulai dari penanganan dan pengolahan spesimen, pengoperasian alat, pelaksanaan quality control internal, hingga interpretasi dan pelaporan hasil pemeriksaan Viral Load HIV. Setiap langkah dikerjakan bersama dan dievaluasi secara langsung, memastikan perbaikan yang terjadi bersifat nyata dan terukur.

Dengan meningkatnya kapasitas laboratorium RS dr. Slamet Garut, masyarakat — khususnya ODHIV di Kabupaten Garut dan wilayah sekitarnya — mendapatkan jaminan yang lebih kuat bahwa hasil pemeriksaan Viral Load HIV yang mereka terima akurat, dapat diandalkan, dan layak dijadikan dasar keputusan terapi dan skrining yang menentukan kualitas hidup mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *