Makassar, 9 April 2026 – BB Labkesmas Makassar resmi melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 pada 9 April 2026. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam siklus perencanaan organisasi, sekaligus penegasan komitmen seluruh jajaran untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan demi peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Balai, para pimpinan unit, serta perwakilan staf BB Labkesmas Makassar. Kehadiran seluruh unsur pimpinan dan pegawai mencerminkan keseriusan institusi dalam membangun budaya akuntabilitas yang kuat serta menegaskan arah kinerja organisasi sepanjang tahun 2026. Penandatanganan perjanjian kinerja bukan sekadar prosedur administratif, melainkan ikrar bersama yang mengikat setiap individu pada tanggung jawab dan hasil kerja yang terukur.
Dalam arahannya, Kepala Balai BB Labkesmas Makassar menekankan tiga pilar utama yang harus dijaga oleh seluruh pegawai: sinergi antarlini, kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas, serta tanggung jawab bersama atas hasil yang dicapai. Kepala Balai juga mendorong seluruh staf untuk senantiasa menjaga integritas, meningkatkan kapasitas diri, dan bekerja secara kolaboratif dengan orientasi yang jelas pada hasil. Selain itu, beliau menekankan pentingnya penerapan nilai BerAKHLAK dan Budaya Kerja Organisasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Pesan ini menjadi kompas bagi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi sepanjang tahun.
Bagi masyarakat, penguatan akuntabilitas kinerja di BB Labkesmas Makassar membawa dampak yang nyata. Ketika setiap pegawai terikat pada target yang jelas dan bekerja dengan standar integritas yang tinggi, kualitas layanan laboratorium kesehatan pun meningkat. Hasil pemeriksaan yang lebih akurat, respons yang lebih cepat, serta pengelolaan program kesehatan yang lebih efektif menjadi buah langsung dari komitmen ini.
Melalui Perjanjian Kinerja Tahun 2026, BB Labkesmas Makassar menegaskan posisinya sebagai institusi laboratorium kesehatan masyarakat yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga unggul dalam tata kelola dan akuntabilitas. Dengan seluruh target yang telah direncanakan, harapan besar tersematkan: layanan kesehatan yang terus tumbuh, berdampak, dan dapat diandalkan oleh masyarakat luas.





