Makassar, 6-7 April 2026 – Dua hari berturut-turut, 6 dan 7 April 2026, BB Labkesmas Makassar menjadi panggung dua momen penting dalam dunia pendidikan kesehatan. Di hari pertama, institusi laboratorium kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan RI ini menyambut 27 mahasiswa magang dari STIKES Papua. Keesokan harinya, sebanyak 39 mahasiswa dari Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo gelombang ke-2 dilepas dengan bangga setelah menyelesaikan masa praktik kerja lapangan mereka.
Penerimaan mahasiswa STIKES Papua diawali dengan safety briefing yang membekali peserta tentang prosedur kesehatan dan keselamatan kerja (K3), pengenalan potensi risiko di lingkungan laboratorium, serta langkah-langkah pencegahan untuk memastikan seluruh aktivitas praktik berjalan aman dan sesuai standar. Tahapan ini mencerminkan keseriusan BB Labkesmas Makassar dalam menjamin keselamatan setiap peserta sejak hari pertama menginjakkan kaki di fasilitas laboratorium.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang diwakili oleh Junaiddin, M.Kes, sebagai bentuk resmi penguatan kerja sama antara BB Labkesmas Makassar dan STIKES Papua dalam bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa. MoU ini membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, sehingga mahasiswa dari Papua pun berkesempatan mendapatkan pengalaman praktik di fasilitas laboratorium berstandar nasional. Selama magang, para peserta akan ditempatkan di berbagai instalasi untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang beragam jenis layanan laboratorium — bekal nyata dalam menghadapi dunia kerja kesehatan yang semakin dinamis.
Sehari berselang, suasana haru sekaligus penuh kebanggaan mewarnai pelepasan 39 mahasiswa UBM Gorontalo gelombang ke-2. Para peserta berbagi testimoni yang menggambarkan magang sebagai pengalaman yang sangat berharga: keterlibatan langsung dalam berbagai pemeriksaan laboratorium, bimbingan dari analis yang kompeten dan ramah, serta suasana belajar yang kondusif dan mendukung tumbuhnya kepercayaan diri profesional. Pengalaman-pengalaman inilah yang menjadi nilai tambah signifikan bagi kesiapan mereka memasuki dunia kerja.
Dalam arahannya, Kepala BB Labkesmas Makassar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta sekaligus mengungkapkan harapan agar pengalaman yang diperoleh dapat menjadi modal nyata dalam pengembangan karier di bidang kesehatan. Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap mahasiswa yang berlatih di BB Labkesmas Makassar membawa tanggung jawab untuk berkontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat di daerahnya masing-masing.
Dua peristiwa berturut-turut ini semakin menegaskan peran BB Labkesmas Makassar yang terus berkembang — tidak hanya sebagai pusat laboratorium kesehatan rujukan, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi institusi pendidikan kesehatan dari berbagai penjuru Indonesia. Komitmen ini adalah investasi nyata bagi masa depan layanan kesehatan yang lebih kuat dan merata, khususnya di kawasan Indonesia Timur.





