BB Labkesmas Makassar melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Labkesmas Tier 3 Provinsi Sulawesi Tenggara, Kota Kendari. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan sebagai tindak lanjut atas hasil keikutsertaan Labkesmas pada Uji Profisiensi (PME) Tahun 2025, khususnya pada bidang pengujian kimia air dan mikrobiologi.
Selain melakukan penguatan kompetensi teknis, tim BB Labkesmas Makassar juga melaksanakan monitoring kesiapan laboratorium sebagai laboratorium rujukan pemeriksaan Tuberkulosis (TBC) berbasis Open PCR. Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia, peralatan, serta penerapan sistem mutu laboratorium sebelum layanan dijalankan secara optimal.
Penguatan kapasitas laboratorium daerah merupakan bagian dari program pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan laboratorium yang berkualitas. Dengan semakin banyak laboratorium yang mampu melakukan pemeriksaan secara mandiri sesuai standar, masyarakat tidak perlu menunggu proses rujukan yang lebih panjang ke laboratorium di luar daerah. Hal ini memungkinkan hasil pemeriksaan diperoleh lebih cepat sehingga penanganan pasien dapat dilakukan sedini mungkin.
Di bidang kesehatan lingkungan, peningkatan kompetensi laboratorium pada pengujian kimia air dan mikrobiologi juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Pemeriksaan kualitas air yang akurat menjadi dasar dalam memastikan air yang digunakan memenuhi persyaratan kesehatan, sehingga dapat membantu mencegah penyakit yang ditularkan melalui air serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat.
Melalui kegiatan pembinaan ini, BB Labkesmas Makassar terus menjalankan perannya sebagai Labkesmas Tingkat 4 Regional 8 dalam memperkuat kapasitas laboratorium di wilayah binaan. Upaya ini diharapkan mampu mendukung pemerataan layanan laboratorium yang bermutu, mempercepat diagnosis penyakit, serta meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat di Sulawesi Tenggara.





