Monitoring dan Evaluasi Program TBC di Sulawesi Selatan

monitoring TBC

BBLKM Makassar bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan monitoring dan evaluasi Laboratorium Mikroskopis Tuberculosis (TBC). Kegiatan yang berlangsung di pekan pertama dan kedua November 2023 ini dilaksanakan di masing-masing kabupaten. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh puskesmas dan rumah sakit yang menyelenggarakan pemeriksaan mikroskopis TBC.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengevaluasi capaian indikator program TBC di masing-masing kabupaten selama tahun 2023, khususnya proses screening penyakit TBC. Dikutip dari Antara.com, hingga akhir Oktober 2023 telah ditemukan sebanyak 21.667 kasus TBC di seluruh Sulawesi Selatan. Angka tersebut masih jauh dari target penemuan kasus aktif yang diharapkan dapat mencapai 47.075 kasus. Oleh karena itu, diharapkan kepada seluruh puskesmas di seluruh daerah agar lebih aktif melakukan screening kasus TBC di daerah kerja masing-masing. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana konsultasi untuk memperbaiki proses pelaksanaan yang belum dianggap maksimal dan mencari solusi terhadap permasalahan yang ditemukan selama tahun 2023.

Selain monitoring dan evaluasi, dilakukan pula proses pembinaan yang dibawakan oleh staf BBLKM Makassar. Hal ini karena BBLKM Makassar sebagai labkesmas tier-4 yang memiliki peran untuk melakukan pembinaan kepada seluruh labkesmas yang berada di bawahnya. Beberapa hal yang disampaikan berupa pemberiaan materi seputar program TBC dan cara pemeriksaannya. Selain itu, dilakukan pula pelatihan pembuatan sediaan preparat TBC yang baik, pewarnaan, pembacaan mikroskopis, hingga interpretasi hasil mikroskopis TBC. Diharapkan pemberiaan materi ini dapat meningkatkan keterampilan para tenaga kesehatan di laboratorium untuk menghasilkan hasil pemeriksaan yang akurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *