Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

BB Labkesmas Makassar Perkuat Kompetensi lewat Webinar Validasi dan Verifikasi Metode Pengujian Lingkungan Parameter Kimia dan Mikrobiologi pada Sampel Air Bersih

Kepala BB Labkesmas Makassar membuka Webinar Validasi dan Verifikasi Metode Pengujian Air Bersih bagi pranata laboratorium di jaringan Labkesmas Regional 8 secara daring

Kualitas air bersih yang dikonsumsi dan digunakan masyarakat setiap hari sangat bergantung pada keandalan metode pengujian yang digunakan laboratorium dalam memeriksa sampel air. Ketika metode pengujian telah tervalidasi dan terverifikasi dengan baik, hasil pemeriksaan yang dikeluarkan laboratorium dapat benar-benar dipercaya — menjadi landasan yang kuat bagi kebijakan pengawasan kualitas air yang melindungi kesehatan masyarakat. Untuk memperkuat fondasi itu, BB Labkesmas Makassar menyelenggarakan Webinar Validasi dan Verifikasi Metode Pengujian Lingkungan: Parameter Kimia dan Mikrobiologi pada Sampel Air Bersih pada Kamis, 23 Juli 2026, secara daring melalui Zoom Meeting dan platform Plataran Sehat.

Webinar ini secara khusus menyasar para pranata laboratorium kesehatan di jaringan Labkesmas Regional 8, membuka ruang pembelajaran yang gratis dan dapat diikuti dari mana saja, dengan 4 JPL yang dapat dikreditkan. Dibuka secara resmi oleh Kepala BB Labkesmas Makassar, Dr. dr. Irene, MKM, kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dari lintas institusi. Direktur Kesehatan Lingkungan Ditjen P2P Kemenkes, Dr. dr. Then Suyanti, M.M., memaparkan kerangka kebijakan pemantauan kualitas air bersih sesuai PMK Nomor 2 Tahun 2023. Roy Himawan, S.Farm., Apt., MKM dari Ditjen Kesprimkom Kemenkes membahas penjaminan mutu laboratorium sebagai sistem yang menopang kepercayaan terhadap hasil pengujian. Dua narasumber internal BB Labkesmas Makassar kemudian mengupas secara teknis validasi dan verifikasi metode pengujian kimia serta mikrobiologi pada sampel air bersih.

Validasi dan verifikasi metode adalah proses pembuktian ilmiah yang memastikan metode pengujian yang digunakan oleh suatu laboratorium benar-benar menghasilkan data yang akurat, presisi, dan konsisten — sesuai standar ISO/IEC 17025:2017. Tanpa proses ini, hasil pengujian kualitas air yang dikeluarkan laboratorium berisiko tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, sehingga keputusan kebijakan maupun tindakan penanganan yang didasarkan padanya pun menjadi tidak tepat sasaran.

Ketika kompetensi petugas laboratorium di seluruh jaringan Labkesmas Regional 8 meningkat dalam menerapkan validasi dan verifikasi metode, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat. Hasil uji kualitas air bersih yang lebih akurat berarti cemaran mikrobiologi atau kimia yang berbahaya dapat terdeteksi dengan lebih andal — memungkinkan intervensi dilakukan lebih awal sebelum masyarakat terpapar. Pengawasan kualitas air yang berbasis data yang kuat adalah perlindungan kesehatan masyarakat yang tidak terlihat, namun nyata manfaatnya setiap hari.

Melalui webinar seperti ini, BB Labkesmas Makassar menjalankan perannya sebagai pembina teknis bagi laboratorium kesehatan di wilayah binaannya — bukan hanya dengan menghadirkan standar, tetapi juga dengan memastikan setiap laboratorium di wilayah kerjanya memiliki kompetensi untuk memenuhinya. Karena air bersih yang benar-benar aman bagi masyarakat dimulai dari laboratorium yang mengujinya dengan metode yang benar-benar dapat dipercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *