Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

Surveilans Labkesmas di Kota Kendari untuk Perkuat Dukungan Program Nasional

Surveilans BB Labkesmas Makassar di Labkesmas Kota Kendari

BB Labkesmas Makassar kembali melakukan kegiatan Surveilans Labkesmas di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Pada 13–14 November 2025, tim melakukan kunjungan ke Kota Kendari untuk memastikan kesiapan dan kapasitas Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Tingkat 3 dalam memberikan dukungan optimal terhadap berbagai program kesehatan nasional.

Kehadiran BB Labkesmas Makassar bukan sekadar monitoring, tetapi juga bentuk penguatan teknis dan pembinaan kepada Labkesmas Tingkat 3 agar mampu bekerja secara mandiri, cepat, dan sesuai standar mutu. Kapasitas laboratorium yang kuat di tingkat daerah menjadi kunci percepatan respons kesehatan masyarakat dan peningkatan kualitas layanan laboratorium.

Fokus surveilans kali ini meliputi beberapa program strategis nasional, yaitu:

• Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) – memastikan laboratorium mampu melakukan pemeriksaan keamanan pangan secara cepat dan akurat untuk melindungi penerima manfaat.
• Skrining Kanker Serviks dengan metode HPV-DNA – mengevaluasi kesiapan fasilitas laboratorium dalam mengelola sampel dan menerapkan prosedur berbasis teknologi molekuler.
• Program Penanggulangan Tuberkulosis – memeriksa kualitas proses pemeriksaan mikroskopis maupun metode molekuler cepat.
• Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) – memastikan kemampuan laboratorium dalam melakukan panel pemeriksaan dasar secara konsisten dan bermutu.
• Surveilans Penyakit – termasuk pemantauan penyakit berbasis laboratorium untuk mendukung deteksi dini dan respons cepat di tingkat daerah.

Melalui kegiatan ini, BB Labkesmas Makassar menegaskan komitmennya untuk memperkuat jaringan Labkesmas di seluruh wilayah Indonesia Timur, memastikan setiap laboratorium daerah mampu menjadi tulang punggung layanan kesehatan masyarakat yang cepat, tepat, dan berdaya saing.

Kegiatan surveilans ini diharapkan mendorong peningkatan mutu layanan laboratorium, memperkuat sistem kewaspadaan dini penyakit, serta memastikan program nasional dapat berjalan efektif hingga ke tingkat paling dekat dengan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *