BB Labkesmas Makassar melaksanakan inhouse training penggunaan alat GSP (Genetic Screening Processor) sebagai langkah persiapan pembukaan layanan pemeriksaan Screening Hipotiroid Kongenital (SHK) bagi bayi baru lahir. Kegiatan berlangsung di Makassar pada 17–18 November 2025 dan terselenggara melalui kerja sama dengan UBC Medical Indonesia selaku penyedia teknologi dan pelatihan.
Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam penguatan kapasitas tenaga laboratorium agar mampu mengoperasikan alat GSP secara optimal, mulai dari penanganan sampel darah kering (DBS), pengaturan perangkat, hingga validasi hasil pemeriksaan. Teknologi GSP memungkinkan proses pemeriksaan berjalan otomatis, presisi, dan memiliki sensitivitas tinggi—menjadikannya standar global dalam skrining neonatal.
Langkah BB Labkesmas Makassar membuka layanan SHK selaras dengan kebijakan nasional Kementerian Kesehatan terkait Screening Bayi Lahir, program strategis yang bertujuan mendeteksi dini penyakit bawaan sebelum menimbulkan dampak permanen. Hipotiroid kongenital, bila tidak terdeteksi sejak dini, dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, keterlambatan perkembangan, hingga kecacatan intelektual.
Pemeriksaan SHK juga kini menjadi salah satu syarat untuk proses klaim biaya persalinan BPJS Kesehatan, sehingga ketersediaan layanan laboratorium yang kompeten sangat penting untuk mendukung fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah.
Kegiatan inhouse training ini diharapkan mempercepat kesiapan operasional layanan SHK di BB Labkesmas Makassar serta memperkuat kontribusi laboratorium dalam mendukung implementasi penuh Screening Bayi Lahir di Indonesia Timur.


