Makassar, 20 Februari 2026 — BB Labkesmas Makassar melaksanakan Evaluasi Pelaksanaan Skrining Bayi Baru Lahir (SBBL) secara daring bersama Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, serta Fasilitas Kesehatan (Faskes) Perujuk.
Kegiatan ini bertujuan memberikan umpan balik terhadap pelaksanaan program SBBL sekaligus mendengarkan masukan dari berbagai pihak yang terlibat di lapangan. Evaluasi ini menjadi ruang diskusi strategis untuk mengidentifikasi kendala, memperkuat koordinasi, dan merumuskan langkah perbaikan agar program berjalan lebih optimal.
Skrining Bayi Baru Lahir merupakan upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan tertentu yang dapat berdampak serius apabila tidak ditangani sejak awal. Melalui evaluasi berkala, kualitas pemeriksaan, ketepatan rujukan, serta kecepatan pelaporan hasil dapat terus ditingkatkan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar setiap bayi yang terdeteksi memiliki faktor risiko dapat segera mendapatkan intervensi yang tepat.
Dengan terlaksananya evaluasi ini, BB Labkesmas Makassar menegaskan komitmennya dalam mendukung keberhasilan program SBBL melalui penguatan sistem, peningkatan mutu layanan laboratorium, serta sinergi yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan.





