Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BB Labkesmas) Makassar menggelar kegiatan On the Job Training (OJT) InPULS Regional 8 yang berlangsung pada 3 hingga 7 Agustus 2026 di Makassar. Pelatihan teknis bertajuk Validasi dan Verifikasi Metode Pengujian Pangan dan Air Bidang Kimia dan Mikrobiologi ini diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas teknis sumber daya manusia laboratorium di kawasan Indonesia Timur. Pelaksanaan OJT BB Labkesmas Makassar ini diikuti oleh para petugas teknis dari jejaring Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) tingkat 2 dan 3 yang tersebar di empat provinsi binaan Regional 8.
Sebanyak 26 peserta pada tahap pertama yang terdiri dari Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM), analis, penyelia, hingga manajer mutu laboratorium turut serta dalam agenda ini. Mereka merupakan perwakilan dari berbagai laboratorium kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, serta Sulawesi Tenggara. Langkah kolektif ini dirancang untuk menjawab tantangan operasional yang sering dihadapi personel teknis daerah dalam menerapkan penjaminan mutu pengujian secara mandiri dan berkelanjutan.
Penyelenggaraan OJT BB Labkesmas Makassar ini menjadi sangat krusial mengingat standar manajemen mutu laboratorium sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017 mewajibkan setiap pemeriksaan terukur secara tepat. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan teori komprehensif yang dikombinasikan langsung dengan praktik pengujian di laboratorium. Materi difokuskan pada penguasaan perhitungan statistik vital, seperti penentuan Limit of Detection (LOD), Limit of Quantitation (LOQ), Persen Recovery, pengolahan Control Chart, serta teknik penyusunan draf protokol pengujian sampel pangan dan air.
Penguatan kompetensi ini berfokus pada penyelesaian kendala teknis yang kerap ditemui para analis di lapangan, khususnya saat menghadapi matriks sampel kimia maupun mikrobiologi. Tanpa proses validasi dan verifikasi metode yang rinci, potensi kesalahan analisis data uji dapat terjadi dan berdampak pada validitas hasil pemeriksaan. Melalui bimbingan langsung, tenaga laboratorium di daerah dibekali keahlian untuk mendeteksi serta meminimalkan potensi kesalahan pengujian sejak tahap perencanaan simulasi hingga pengolahan data akhir.
Bagi masyarakat luas di wilayah Sulawesi, pelaksanaan OJT BB Labkesmas Makassar ini memberikan jaminan terhadap keandalan hasil uji sampel komoditas pangan dan sumber air yang diperiksa di fasilitas laboratorium daerah. Pemeriksaan laboratorium yang presisi dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah merupakan fondasi utama dalam sistem surveilans kesehatan masyarakat. Dengan hasil uji yang akurat, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dapat merumuskan kebijakan pengawasan pangan serta penyehatan lingkungan yang tepat sasaran demi melindungi publik dari risiko cemaran.
Melalui pelatihan intensif ini, BB Labkesmas Makassar tidak hanya membangun standarisasi mutu layanan laboratorium yang merata di Regional 8, melainkan juga menjaga kesiapan laboratorium daerah dalam mempertahankan status akreditasi resminya. Penguatan kapasitas SDM ini menjadi bukti nyata komitmen pelayanan kesehatan preventif dan promotif, sehingga masyarakat di seluruh penjuru Sulawesi dapat memperoleh jaminan pemeriksaan sampel lingkungan yang lebih teruji dan terpercaya.





