BB Labkesmas Makassar menerima kunjungan Tim Visitasi Laboratorium Pengembangan Newborn Screening dari Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan pada 16 Desember 2025 di Makassar. Kunjungan ini merupakan bagian dari proses penilaian kesiapan BB Labkesmas Makassar dalam mendukung pengembangan layanan skrining bayi baru lahir di Indonesia.
Tim visitasi terdiri dari perwakilan Direktorat Pelayanan Kesehatan Keluarga serta Komisi Ahli Skrining Bayi Baru Lahir, yang memiliki peran strategis dalam memastikan mutu dan standar pelayanan newborn screening secara nasional. Dalam kegiatan ini, dilakukan penilaian terhadap kesiapan sarana prasarana, sumber daya manusia, alur pelayanan, serta penerapan sistem mutu laboratorium.
Fokus utama visitasi adalah menilai kesiapan BB Labkesmas Makassar dalam melakukan pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK), Skrining Hiperplasia Adrenal Kongenital (SHAK), dan Skrining Defisiensi Glukosa-6-Fosfat Dehidrogenase (SG6PD). Ketiga pemeriksaan tersebut merupakan bagian penting dari program skrining bayi baru lahir untuk mendeteksi dini kelainan bawaan yang dapat berdampak serius terhadap tumbuh kembang anak apabila tidak ditangani sejak awal.
Dalam proses visitasi, tim melakukan diskusi teknis terkait metode pemeriksaan, sistem penjaminan mutu, biosafety, serta kesiapan jejaring rujukan dan tindak lanjut hasil pemeriksaan. Selain itu, dilakukan peninjauan langsung ke fasilitas laboratorium untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan pemeriksaan dengan standar dan pedoman yang berlaku.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis bagi BB Labkesmas Makassar dalam mendukung penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, khususnya melalui deteksi dini penyakit bawaan pada bayi baru lahir. Diharapkan, dengan kesiapan yang terus ditingkatkan, BB Labkesmas Makassar dapat berperan aktif dalam perluasan cakupan layanan newborn screening dan mendukung peningkatan kualitas hidup generasi masa depan.




