BB Labkesmas Makassar menerima kunjungan kerja dari BB Laboratorium Biologi Kesehatan Jakarta dalam rangka studi tiru pembuatan bahan standar untuk Pengujian Post Market Rapid Diagnostic Test (RDT) HIV. Kegiatan ini berlangsung di Makassar pada 10–11 Desember 2025 dan menjadi bagian dari upaya penguatan mutu pengujian alat diagnostik di Indonesia.
Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman teknis terkait proses pembuatan dan karakterisasi bahan standar yang digunakan dalam pengujian post market RDT HIV. Bahan standar memiliki peran krusial dalam memastikan bahwa RDT HIV yang beredar dan digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan memiliki kinerja yang sesuai dengan persyaratan mutu, baik dari sisi sensitivitas maupun spesifisitas.
Dalam kegiatan ini, dilakukan diskusi dan pembahasan mendalam mengenai penanganan spesimen, mulai dari aspek keamanan hayati, stabilitas bahan, hingga teknik penyimpanan yang tepat agar kualitas bahan standar tetap terjaga. Selain itu, turut dibahas kebutuhan peralatan laboratorium, prosedur kerja, serta tahapan teknis yang diperlukan dalam proses pembuatan bahan standar yang andal dan dapat direproduksi.
Aspek pengendalian mutu (quality control) menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Para peserta mendalami penerapan pengendalian mutu internal, validasi metode, serta evaluasi konsistensi hasil sebagai bagian penting dalam menjamin keandalan bahan standar. Diskusi juga mencakup metode pengujian RDT HIV yang digunakan dalam proses post market, termasuk pendekatan evaluasi kinerja alat uji diagnostik secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin penguatan kolaborasi antar laboratorium rujukan nasional, khususnya dalam mendukung pengawasan mutu alat diagnostik HIV. BB Labkesmas Makassar berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam peningkatan kualitas laboratorium kesehatan masyarakat, sehingga hasil pemeriksaan yang diberikan kepada masyarakat semakin akurat, terpercaya, dan mendukung upaya pengendalian HIV/AIDS secara nasional.




